Secara
umum Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi yang diskalakan . Erwin
Raisz mengatakan bahwa seorang kartografer(orang yang membuat pera) harus
menguasai 50% Geografi , 30% seni , 10% matematika , dan 10% lagi ilmu lainnya.
Peta banyak fungsinya , peta pada umumnya untuk memberikan informasi tentang
keadaan permukaan bumi. Peta dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam
diantaranya sebagai berikut ini.
Peta berdasarkan bentuk/simetrisnya
- Peta datar atau peta dua dimensi / peta biasa / peta planimetri : peta yang berbentuk datar dan pembuatannya pada bidang datar.
- Peta timbul atau peta tiga dimensi / peta stereometri : peta yang dibuat hampir sama dan bahkan sama dengan keadaan sebenarnya di muka bumi. Terdiri atas :
1) Peta
digital : peta hasil pengolahan data digital yang tersimpan
dalam komputer.Contohnya
citra
2) Peta
garis : peta yang menyajikan data alam dan kenampakan buatan anusia dalam bentuk titik, garis, dan luasan.
3) Peta
foto : peta yang dihasilkan dari mozaik foto udara yang
dilengkapi dengan garis kontur, nama, dan legenda.
Peta berdasarkan isi data yang
disajikan
- Penggambaran relief permukaan bumi ke dalam peta digambar dalam bentuk garis kontur.
- Peta kortografi : peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang bersifat umum. Contohnya atlas
- Peta dunia atau geografi : peta umum yang berskala sangat kecil dengan cakupan wilayah yang sangat luas.
Peta berdasarkan tingkat
skalanya/kedetailannya
·
Peta Kadaster / status
kepemiiikan tanah (berskala sangat besar) yaitu 1: 100 - 1:5000
·
Peta Skala Besar : peta dengan
skala 1:5000 - 1:250.000
·
Peta skala sedang : peta dengan
skala 1:250.000 - 1:500.000
·
Peta skala kecil : peta dengan
skala 1:500.000 - 1:1.000.000
Peta berdasarkan sumber datanya
- Peta Induk (Basic Map).
- Peta induk yaitu peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan. Peta induk ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pembuatan peta topografi, sehingga dapat dikatakan pula sebagai peta dasar (basic map). Peta dasar inilah yang dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan peta-peta lainnya.
- Peta Turunan (Derived Map).
- Peta turunan yaitu peta yang dibuat berdasarkan pada acuan peta yang sudah ada, sehingga tidak memerlukan survei langsung ke lapangan. Peta turunan ini tidak bisa digunakan sebagai peta dasar.
Peta berdasarkan fungsi atau
kepentingannya
- Peta geografi dan topografi;
- Peta geologik, hidrologi, dan hidrografi;
- Peta lalu lintas dan komunikasi;
- Peta yang berhubungan dengan kebudayaan dan sejarah, misalnya: peta bahasa, peta ras;
- Peta lokasi dan persebaran hewan dan tumbuhan;
- Peta cuaca dan iklim;
- Peta ekonomi dan statistik.
sumber
http://pengayaangeografi.blogspot.com/2013/01/jenis-jenis-peta.html
http://geografi-geografi.blogspot.com/2012/08/jenis-jenis-peta.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar