Proses GIS
Untuk memulai GIS (Geographic Information
System) diperlukan 3 tahapan yang
terdiri dari geodatabase, geoprocessing, dan geovisualization.
Geodatabase
Geodatabase
ArcGis adalah kumpulan dari berbagai macam jenis data
geografis yang
terdapat dalam sistem berkas folder biasa, basis data Ms access, atau DBMS
multiuser (seperti Oracle, Microsoft SQL Server, PostgreSQL, Informix, or IBM
DB2). Geodatabase dapat terdiri dari berbagai macam ukuran seperti geodatabase
skala kecil pengguna tunggal (single-user databases ) sampai ke
geodatabase banyak pengguna (workgroup/ enterprise ). Geodatabase tidak hanya
berarti kumpulan data saja akan tetapi term geodatabase memiliki banyak makna
dalam arcgis.
Geodatabases memiliki model informasi
yang komprehensif untuk mewakili dan mengelola informasi geografis. Model
informasi yang komprehensif dapat diimplementasikan sebagai serangkaian tabel
yang berisi fitur kelas, dataset raster, dan atribut. Selain itu, objek data GIS canggih
menambahkan sifat GIS, aturan untuk mengelola integritas spasial, dan alat
untuk bekerja dengan berbagai hubungan spasial dari fitur inti, raster, dan
atribut.
Geoprocessing
Geoprocessing adalah kumpulan
fungsi fungsi yang terhubung dengan sistem arcview dan melakukan
operasi dengan didasarkan dari lokasi geografis layer-layer input,
geoprocessing ada 6 fungsi yakni Dissolve, Merge, Clip, Intersect, Union, dan
Assign Data. Fungsi-fungsi geoprocessing ini sering juga digunakan sebagai
pelengkap dari fungsi Buffer, oleh sebab itu dalam contoh yang akan ditampilkan
nantinya akan banyak berkaitan dengan geoprocessing. Pengaktifan ekstension
geoprocessing akan mengaktifkan geoprocessing wizard pada menu view.
Pengaktifan geoprocesing wizard sekaligus akan menampilkan dialog box
geoprocessing yang terdiri dari 6 fungsi seperti Disolve, Merge, clip,
intersect, union, dan assign.
Geovisualization
Geovisualization adalah kemampuan GIS
untuk menguraikan unsur-unsur yang terdapat di permukaan bumi ke dalam beberapa
layer
atau coverage
data spasial. Melalui layers ini,
data permukaan bumi dapat dimodelkan kembali dalam bentuk nyata (real world
tiga dimensi) dengan menggunakan data
ketinggian berikut layers
tematik yang diperlukan.
Masih terkait visualisasi, GIS
memiliki kemampuan sangat baik dalam menampilkan data spasial berikut
atribut-atributnya. Modifikasi warna, bentuk, dan ukuran simbol representasi
unsur permukaan bumi dapat dilakukan dengan mudah. Hampir semua aplikasi GIS
memiliki gallery simbol-simbol standard yang sering diperlukan untuk
kepentingan kartografis. Dengan demikian, pengguna tidak perlu bersusah payah
membuat sendiri semua simbol-simbol yang diperlukan.
Sejarah Komputer
Di dalam perkembangannya komputer,sudah mengalami pembaharuan sebanyak 5
generasi, adapun kelima generasi tersebut adalah sebagai berikut.
Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang
insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang
dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga
membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak
Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus
untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus
tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan.
Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya
didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga
kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan
oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H.
Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi
kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang
setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The
Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan
komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk
menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia
membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan
kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan
aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain
pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC),
yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania.
Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder,
komputer tersebut merupakan mesin
yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160 kW.
Komputer ini dirancang
oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC
merupakan komputer serbaguna (general
purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan
Mark I.
Pada pertengahan
1940-an, John von Neumann
(1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha
membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai
dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable
Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung
baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada
suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama
arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan
seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal.
Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington
Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von
Neumann tersebut.
Komputer Generasi
pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara
spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode
biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan
komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer
generasi pertama adalah penggunaan tube vakum
(yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder
magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi
Kedua
Pada tahun 1948,
penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor
menggantikan tube vakum
di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik
berkurang drastis.
Transistor mulai
digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa
pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua
yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi
dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini
adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan
Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang
dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar
data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin
tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi
bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah
dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore,
California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington
D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly.
Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk
menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai
bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di
universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini
merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini:
printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh
penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di
kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan
komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan
di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan
fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan
harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat
mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau
menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat
itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula
Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan
kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih
mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan
mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis
sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan
dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi
Ketiga
Walaupun transistor
dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas
yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal
komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby,
seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi
(IC : integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir
kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen
ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer
menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi
(operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program
yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan
mengkoordinasi memori computer.
Generasi
Keempat
Setelah IC, tujuan
pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen
elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam
sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat
ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale
Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk
memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah
keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut
juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel
4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan
seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan
kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC
dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah
mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh
kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga
seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection
(EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang
demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa.
Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga
pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk
komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut
minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh
kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program
word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari
2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan
dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM
memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah,
kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada
tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65
juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih
kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi
komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang
dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam
memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena
memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih
menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan
piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita
mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium,
Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita
kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi
keempat.
Seiring dengan
menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali
potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer
kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam
suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga
untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer
memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk
menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung
(disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini
dapat berkembang menjadi sangat besar.
Generasi
Kelima
Berkat kepopulerannya di kalangan rumah
tangga maupun dunia bisnis, pada sekitar tahun 1982 Komputer Pribadi (Personal Computer) yang oleh Majalah “Time” diberi gelar “Man of The Year”. Selanjutnya
menjelang tahun 1990-an, kemampuan Komputer pribadi meningkat secara drastis
hampir menyamai kemampuan komputer multiuser.
Kini komputer tingkat tinggi (higher-end
computer) lebih sering membedakannya dari komputer pribadi dari segi
kestabilan serta kemampuan multitasking
yang lebih baik, daripada hanya bergantung semata-mata pada kemampuan CPU.
Rencana masa depan komputer generasi ke lima adalah komputer yang telah
memiliki Artificial Intelligence (AI). Sehingga komputer di masa depan dapat
memberikan respon atas keinginan manusia.
Ciri ciri komputer generasi kelima adalh
sebagai berikut :
- Komputer generasi ini masih dalam tahap pengembangan dan pemakainya belum banyak. Pengembangan komputer genarasi ini dipelopori oleh negara Jepang
- Komponen elektronikanya menggunakan bentuk paling baru dari chip VLSI
- Program dibuat dalam bahasa PROLOG (Programming Logic) dan LISP (List Processor)
- Komputer generasi kelima difokuskan kepada AI (Artificial Inteligence / Kecerdasan Buatan), yaitu sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan komputer untuk melaksanakan tugas-tugas yang merupakan analog tingkah laku manusia.
Klasifikasi dan Pemilihan
Proyeksi Peta
Proyeksi
Peta dapat diklasifikan menurut bidang proyeksi yang digunakan, posisi sumbu
simetri bidang proyeksi, kedudukan bidang proyeksi terhadap bumi, dan ketentuan
geometrik yang dipenuhi.
Menurut
bidang proyeksi yang digunakan
Bidang proyeksi adalah
bidang yang digunakan untuk memproyeksikan gambaran permukaan bumi. Bidang
proyeksi merupakan bidang yang dapat didatarkan. Menurut bidang proyeksi yang
digunakan, jenis proyeksi peta adalah:
- · Proyeksi Azimuthal
Bidang proyeksi yang digunakan adalah bidang
datar. Sumbu simetri dari proyeksi ini adalah garis yang melalui pusat bumi dan
tegak lurus terhadap bidang proyeksi
- · Proyeksi Kerucut (Conic)
Bidang proyeksi yang digunakan adalah
kerucut. Sumbu simetri dari proyeksi ini adalah sumbu dari kerucut yang melalui
pusat bumi.
- · Proyeksi Silinder (Cylindrical)
Bidang proyeksi yang digunakan adalah
silinder. Sumbu simetri dari proyeksi ini adalah sumbu dari silinder yang
melalui pusat bumi.
Menurut posisi sumbu
simetri bidang proyeksi yang digunakan, jenis proyeksi peta adalah:
- · Proyeksi Normal (Polar): Sumbu simetri bidang proyeksi berimpit dengan sumbu bumi
- · Proyeksi Miring (Oblique): Sumbu simetri bidang proyeksi membentuk sudut terhadap sumbu bumi
- · Proyeksi Transversal (Equatorial): Sumbu simetri bidang proyeksi tegak lurus terhadap sumbu bumi
- · Proyeksi Konform
Besar sudut atau arah suatu garis yang
digambarkan di atas peta sama dengan besar sudut atau arah sebenarnya di
permukaan bumi, sehingga dengan memperhatikan factor skala peta bentuk yang
digambarkan di atas peta akan sesuai dengan bentuk yang sebenarnya di permukaan
bumi.
- · Proyeksi Ekuivalen
Luas permukaan yang digambarkan di atas peta
sama dengan luas sebenarnya di permukaan bumi (dengan memperhatikan faktor
skala peta)
- · Proyeksi equidistant
Dimana
jarak dipertahankan sama artinya jarak diatas peta sama dengan jarak di atas
muka bumi setelah dikalikan skala (jarak benar).
Sumber
https://sundarinita.wordpress.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer
https://gislearning.wordpress.com
http://arcview-belajar-mudah.webs.com





